ku lari kehutan,
kemudian menyanyi ku
keluar ke pantai kemudian teriak
sepi,
sepi dan sendiri aku benci.
ingin bingar aku mau di pasar
bosan aku dengan penat
enyah saja kau pekat
seperti berjelaga jika ku sendiri
pecahkan saja gelasnya biar ramai
biar mengaduh sampai gaduh.
ada malaikat menyulam jaring labah labah belang di tembok keranton putih
Kenapa tidak kau goyangkan saja locengnya biar terdera?
atau aku harus lari ke hutan..
belok ke pantai..?
-dian sastro
kepada yang tercinta,
ingin aku mengeluh..
semua resah didiri mencari jawab pasti..
apakah kau perasaan indah
yang sering menyelimuti diriku dengan cinta dan kasih sayang?